SEML Raih Pinjaman US$ 440 Juta Danai PLTP

Posted on: February 3rd, 2017 by Relation Staff

Oleh : Febrina Ratna Iskana (Kontan)

JAKARTA. PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) telah menandatangani Perjanjian Pinjaman pada 26 Januari 2017 dengan konsorsium Lembaga Keuangan Pembangunan sebesar US$ 440 juta. Konsorsium tersebut terdiri dari Japan Bank for International Cooperation, Asian Development Bank (ADB), dengan dana dari Leading Asia’s Private Sector Infrastructure Fund. Sementara inisiasi dilakukan oleh ADB, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan bank komersial yang terdiri dari Mizuho Bank, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation.

Pinjaman itu akan digunakan untuk membiayai pengembangan proyek Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi (PLTP) berkapasitas 80 MW di wilayah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Ini merupakan pengembangan tahap pertama dari program eksplorasi dan pengembangan sebesar 220 MW yang direncanakan oleh perusahaan ini.

Untuk mengembangkan proyek, SEML juga telah menunjuk kontraktor EPC, sebuah konsorsium Sumitomo Corporation, dan Rekayasa Industri dengan peralatan utama yaitu turbin dan generator yang disuplai oleh Fuji Electric. Proyek ini diharapkan akan selesai pada pertengahan tahun 2019.

Presiden Direktur Supreme Energy, Supramu Santosa, mengatakan, proyek ini merupakan bagian penting dari rencana Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan peranan energi terbarukan dalam bauran energi guna mewujudkan ketahanan energi yang berkelanjutan,” kata Supramu dalam keterangan tertulis, Selasa (31/1).

Proyek Muara Laboh juga akan membantu membuka wilayah Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat yang masih agak terpencil, menyediakan kesempatan kerja kepada sekitar 1.200 orang serta menyediakan kesempatan berusaha kepada pengusaha lokal selama 30 bulan periode konstruksi. Listrik bebas emisi CO2 yang dihasilkan oleh pembangkit akan mampu menyediakan listrik untuk sekitar 120.000 rumah tangga.